Panglima TNI Resmikan Taman Halim dan Monumen Pesawat R-28

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., S.Sos., M.M. dan Wakasau Marsdya TNI Wieko Sofyan meresmikan Taman Halim dan Monumen Pesawat R-28 yang berada di lingkungan Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019).

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Taman Halim mempunyai dua makna, yaitu selain sebagai sarana rekreasi keluarga dan edukatif, juga untuk keindahan karena banyak tamu VVIP Presiden dan Wakil Presiden serta para Menteri yang hampir setiap minggu melewati di depan Taman Halim ini.

“Sebelum dibangun Taman Halim, lokasi tersebut adalah komplek perumahan dan sudah direlokasikan ke komplek yang ada di dekat Pure Halim Perdanakusuma,” ungkapnya.

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa di Lanud Halim ada beberapa monumen atau situs yang harus dipertahankan dan dijaga. Pertama, Tugu Sayap Sebelah yang dibangun tahun 1955 ketika peralihan nama dari Lanud Cililitan menjadi Lanud Halim Halim Perdanakusuma. Kedua adalah situs Djalaluddin Tantu dibangun di depan Hanggar Skadron 31, dan kemudian Djalaluddin Tantu diabadikan menjadi nama bandara di Gorontalo.

Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga meresmikan Monumen Pesawat R-28 yang pernah menjadi kekuatan Skadron VVIP yang berada di Skadron 17.  “Monumen ini mengingatkan sejarah bahwa di Halim ini ada satu Skadron VVIP yang sangat dibanggakan,” ucapnya.

“Saat itu Indonesia memiliki satu pesawat angkutan VVIP (Dolok Martimbang) yaitu pesawat Avia yang pernah digunakan Presiden Soekarno. Selanjutnya Indonesia mendapatkan tambahan tiga pesawat Cesar yang diberi nama Pancasila, Sapta Marga dan Irian Jaya,” jelasnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa taman yang ada agar tetap dirawat dan dijaga sebagai sarana rekreasi yang bisa dimanfaatkan untuk tempat bersosialisasi.  Sedangkan situs dan monumen sebagai sarana edukasi bagi generasi penerus dan siswa yang ingin mengetahui bagaimana proses sejarah Lanud Halim Perdanakusuma.

Kadispenad: Prestasi Prajurit TNI AD di AARM ke-28, Prestasi Rakyat dan Bangsa Indonesia

JAKARTA, tniad.mil.id – Capaian prestasi prajurit TNI AD sebagai juara umum pada lomba tembak Asean Armies Riffle Meet (AARM) ke-28 di Malaysia pada November 2018 lalu, merupakan prestasi rakyat dan bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya setelah mengikuti acara pemberian apresiasi PT Pindad (Persero) kepada kontingen petembak AARM di Gedung Serba Guna Denma Mabesad, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Pada acara yang disaksikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi para petembak yang diserahkan kepada Mayor Inf Amril (perwakilan kontingen ), Direktur Utama PT. Pindad (Persero) Ir. Abraham Mose, M.M. memberikan bantuan pembinaan sebesar Rp. 1,25 Miliar.

Disampaikan oleh Kadispenad, pemberian apresiasi kepada kontingen petembak TNI AD sebagai bentuk penghargaan atas prestasi mereka yang telah mengharumkan dan mengangkat nama baik serta kehormatan maupun harga diri bangsa Indonesia di forum regional maupun internasional.

“Kita patut bangga, prestasi para petembak Indonesia di AARM bukan hanya menjadi kebanggaan TNI AD semata namun jauh lebih luas daripada itu, kebananggan bagi TNI dan seluruh rakyat Indoensia,”ungkap Kadispenad.

“Apa yang mereka tunjukkan, dengan menggunakan senjata produk dalam negeri (PT. Pindad), semata-mata menjadikan capaian prestasi mereka sebagai pengabdian yang terbaik bagi bangsa Indonesia,”sambungnya.

Pada kejuaraan yang berlangsung di Lapangan 400 Terendak Camp, Melaka Malaysia, pada November 2018 yang lalu, para petembak putra maupun putri TNI AD seluruhnya menggunakan produksi PT. Pindad yaitu senjata jenis SS2 V2 HB dan SS2 V4 HB, termasuk munisinya.

“Lomba ini diikuti oleh 10 negara ASEAN yakni Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura, Malaysia, Vietnam, Myanmar, Laos, Brunei dan Kamboja. Kontingen TNI AD mampu menjadi yang terbaik,” ulas Brigjen TNI Candra Wijaya.

Seperti diketahui bersama, Tim Kontingen Petembak TNI AD berhasil keluar sebagai juara umum pada lomba tembak AARM yang diikuti oleh prajurit Angkatan Darat se-ASEAN dengan meraih 9 trofi, 32 emas, 14 perak dan 10 perunggu. Sedangkan juara kedua tim Thailand dengan 3 trofi, 7 emas, 24 perak, 9 perunggu. Juara ketiga ditempati Vietnam dengan memperoleh 2 trofi, 2 emas, 2 perunggu.

“Kontingen kita tidak hanya memastikan menjadi juara umum, namun dengan jumlah 32 emas juga berhasil memecahkan rekor raihan emas sepanjang keikutsertaan dalam ajang ini. Pada tahun sebelumnya, kita juga berhasil mencatat rekor dengan 31 emas,” tutur Brigjen TNI Candra Wijaya.

Dalam keikutsertaannya sejak tahun 1991 menurut Candra, Kontingen TNI AD telah berhasil merebut juara umum AARM sebanyak 13 kali yaitu tahun 1992, 2004, 2006, 2008 sampai dengan 2014, 2016, 2017 dan 2018.

“Jika tanpa disertai keteguhan tekad yang kuat dan semangat yang tinggi, serta tentunya dukungan dari Pemerintah, Pindad, masyarakat serta berbagai pihak lainnya, maupun TNI sendiri, maka hal itu menjadi suatu keniscayaan,”ucapnya.

“Jadi sekali lagi, prestasi ini bukanlah milik TNI AD semata, namun milik seluruh rakyat dan bangsa Indonesia,”tegas lulusan Akmil 1991 ini.

Sementara itu, Dirut PT Pindad mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh TNI AD yang mempercayai PT. Pindad sebagai penyedia senjata untuk kontingen AARM.

“Sinergitas Pindad dengan TNI AD yang dilakukan dari sejak pembinaan petembak menjadi kunci untuk menghasilkan produk yang berkualitas dalam meraih prestasi di berbagai lomba tembak Internasional. Ke depan dalam mendukung petembak TNI AD, PT. Pindad akan terus berupaya melakukan berbagai pengembangan terhadap persenjataan yang akan digunakan berdasarkan masukan-masukan dari para petembak TNI AD,”kata Abraham Mose.

IMG-20190108-WA0043

Tahun 2019 ini, TNI AD akan menjadi tuan rumah AARM ke-29 yang rencananya dilaksanakan di Pusdikif Cipatat Jawa Barat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, para Asisten Kasad, Danjen Kopassus, Kadispenad, Dirpalad, Deputi Pertambangan, Industri Strategis dan Media (PISM) Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, Direksi & Komisaris Pindad serta Direksi NDHI. (Dispenad)

PERERAT SINERGITAS DENGAN BNNP, DANPOM LANTAMAL V HADIRI RAPAT SOSIALISASI INPRES NO. 6 TAHUN 2018

Untuk mempererat sinergitas dengan BNNP, Komandan Polisi Militer Pangkalan Utama TNI AL V (Danpom Lantamal V) Kolonel Laut (PM) Joko Tri Suhartono menghadiri Rapat Sosialisasi Inpres No. 6 Tahun 2018 di ruang rapat Binaloka Kantor Gubernur Provinsi Jawa Timur, Selasa (8/1/2019).

Pelaksanaan Sosialisasi Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika tahun 2018-2019 diawali laporan Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jatim, dilanjutkan pembukaan oleh Sekda Provinsi Jatim.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Polisi Militer Lantamal V  mengikuti acara tersebut dengan seksama mendengarkan penjelasan dari BNNP Jatim mengenai permasalahan Narkoba diwilayah Provinsi Jawa Timur.

Menurut Danpom Lantamal V,  kegiatan yang diadakan oleh BNNP Jatim ini merupakan langkah lanjutan dari program dan kerjasama dengan mitra kerja dalam rangka bersama-sama untuk pelaksanaan RAN P4GN yang dimiliki oleh BNNP Jatim.

Danpom Lantamal V menegaskan bahwa Polisi Militer Lantamal V berkomitmen untuk bekerjasama secara intensif dengan BNN khususnya BNNP Jatim dalam Aksi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika diwilayah Jawa Timur.

Lebih lanjut Joko-sapaan akrabnya menyampaikan, kegiatan Sosialisasi ini memberikan gambaran mengenai program kerja yang akan dilaksanakan oleh BNN khususnya BNNP Jatim, sehingga Polisi Militer Lantamal V dapat juga membuat rencana yang akan disinkronkan dengan kegiatan BNNP Jatim.

Pada akhir kegiatan ini dilaksanakan pelatihan bagi Person In Chagre dalam penggunaan aplikasi Inpres No. 6 Tahun 2018 yang akan dilaksanakan sebagai Monitoring dan Evaluasi dari program kerja BNNP Jatim.

(Dispen Lantamal V)

Latihan Penembakan Gunnery di AWR Salatri

TNI AU. Lanud Atang Sendjaja-Bogor (8/1). Panglima Komando Operasi TNI AU I Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo,S.E.,M.P.P didampingi Komandan Lanud Atang Sendjaja Marsma TNI Erwin B Utama menyaksikan secara langsung pelaksanaan latihan menembak pesawat Helikopter di AWR Salatri di Cianjur Selatan, Selasa (8/1).

Latihan ini dalam rangka melatih awak pesawat Helikopter yang akan melaksanakan tugas ke daerah operasi, yang menggunakan 2 Helikopter Ec 725 Caracal Skadron Udara 8 Lanud Atang Sendjaja dengan jenis senjata Macine Gun MAG TM 58 M, diawaki oleh Letkol Pnb Asep Wahyu dan Letkol Pnb David Dwi Martin sebagai pilot dengan co pilot Kapten Pnb Satya dan Zepanya yang akan berlangsung selama 5 hari.

Dalam sambutannya Pangkoopsau I menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada Komandan Lanud Atang Sendjaja dan jajaran serta masyarakat kampung Giri Mukti yang telah mendukung dan berpartisipasi sehingga latihan menembak di AWR Saatri dapat terlaksana dengan baik.

“Latihan menembak ini merupakan aplikasi dari perintah pimpinan TNI Angkatan Udara dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit, khususnya melatih dan mengasah kemampuan awak pesawat Helikopter dalam melaksanakan tugasnya,” ujar Pangkoopsau I.

Pada kesempatan yang sama Pangkoopsau I memberikan tali asih kepada warga sekitar AWR Salatri yang diterima langsung oleh Ketua DKM Mesjid Al Magfiroh kampung Giri mukti desa Mekar Sari Kec Agrabita Salatri. “Pemberian tali asih ini merupakan bentuk perhatian TNI AU kepada warga sekitar AWR Salatri serta bertujuan untuk menjalin silahturahmi hingga dimasa mendatang,” pungkas Pangkoopsau I.

Usai menyaksikan pelaksanaan latihan penembakan Gunnery di AWR Salatri Pangkoopsau I berserta rombongan menuju ke Lanud Atang Sendjaja untuk melaksanakan Debrief penerbangan dan pengarahan di ruang VIP Lanud Atang Sendjaja, dan selanjutnya kembali ke Jakarta.

Hadir pada kegiatan tersebut, Para Asisten dan Pejabat Koopsau I, Para Kepala Dinas serta para Komandan satuan Lanud Atang Sendjaja.

Kasum TNI Berikan Kuliah Umum kepada 294 Mahasiswa STTAL

(Puspen TNI).  Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A, memberikan Kuliah Umum kepada 294 mahasiswa  Pascasarjana,  Sarjana,  dan Diploma  Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), dengan tema “Peran TNI Angkatan Laut Dalam Mendukung Sistem Logistik Nasional Untuk Ketahanan Pangan Maritim”, di Auditorium Gedung Nipa, Bumimoro, Morokrembangan, Surabaya, Jumat (4/1/2019).

Kasum TNI dalam kuliah umumnya yang didampingi oleh Komandan STTAL Laksma TNI Ir. Avando Bastari, M.Phil menyampaikan bahwa sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia,  TNI AL yang mempunyai peran, tugas dan fungsi untuk mendukung visi pembangunan nasional.

Disamping itu, dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 1996 tentang pangan, ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap masyarakat yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata terjangkau, dan berbasis pada keragaman sumber daya lokal.

Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, ada beberapa komponen yang harus dipenuhi untuk mencapai kondisi ketahanan pangan tersebut yaitu kecukupan ketersediaan pangan, stabilitas ketersediaan pangan tanpa fluktuasi dari tahun ke tahun, aksesibilitas, keterjangkauan terhadap pangan, serta kualitas keamanan pangan.

 

“Kondisi ketahanan pangan tersebut dapat tercapai melalui sistem logistik nasional yang dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Danrem 083/BJ : Simulasi Gulben di Banyuwangi, upaya mitigasi Bencana

BANYUWANGI – tniad.mil.id – Simulasi Penanggulangan Bencana di Banyuwangi merupakan upaya salah satu upaya mitigasi bencana di wilayah Jawa Timur. Tersebut disampaikan Komandan Korem (Danrem) 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo saat memantau simulasi simulasi penanggulangan bencana yang berlangsung di Pantai Mustika, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (5/1/2019).

Dijelaskannya, salah satu pertimbangan dilaksanakan kegiatan simulasi ini adalah maraknya terjadi bencana di berbagai wilayah Indonesia.

“Kita harus menggelar berbagai persiapan guna mengantisipasi dan menanggulangi , bencana yang mungkin terjadi setiap saat,” tegas Bagus.

Kegiatan simulasi ini, selain melibatkan personel TNI-Polri, juga menyertakan berbagai pihak seperti BPBD, Tagana, Dinas Kesehatan serta elemen masyarakat lainnya.

Kolonel Inf Bagus Suryadi Tayo mengatakan, simulasi penanggulangan bencana tersebut, setidaknya melibatkan 300 personel penanggulangan yang terdiri dari berbagai unsur.

“Tim penanggulangan juga dibekali pemahaman mengenai penanganan korban bencana, hingga meminimalisir resiko akibat bencana tersebut,” ujar Danrem.

Hal yang perlu ditekannkan dalam simulasi saat ini, yang tidak kalah penting menurutnya adalah kewaspadaan para personel penanggulangan dan sekaligus ketanggapan mereka dalam mengantisipasi potensi bencana.

“Simulasi ini sekaligus menguji Protap yang sudah diberlakukan sehingga dipahami oleh personel yang terlibat dan tentunya masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana”, pungkas Danrem.

Dalam kunjungan tersebut, hadir juga Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan. (Dispenad).

KRI SURIK-645 TANGKAP KAPAL KARGO TANPA SURAT IJIN USAHA PELAYARAN DI PERAIRAN PULAU RANGSANG

Keberadaan Unsur KRI Jajaran Koarmada I dalam memberantas kegiatan ilegal dan menegakkan hukum di laut terus membuahkan hasil. Kali ini KRI Surik-645 berhasil menangkap Kapal Cargo yang memuat Kelapa tidak memiliki Surat Ijin Usaha Pelayaran (SIUPER) di Perairan Pulau Rangsang, Minggu (6/1).

Penangkapan berawal saat KRI Surik-645 melaksanakan patroli sektor di sekitar Perairan Karimun Kepri mendapatkan kontak kapal pada posisi 01° 18’ 137” U – 103° 02’ 127” T, tepatnya di Perairan Utara Pulau Rangsang. Menindaklanjuti hal tersebut, KRI Surik-645 melaksanakan Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan terhadap muatan, personel dan dokumen kapal tersebut.

Dari hasil pemeriksaan diketahui nama Kapal KM. Nusa Dua 8, Kebangsaan Indonesia, Jenis Kapal Cargo Kayu, Pemilik PT. Surya Bahari/Kian Ho,  Jumlah ABK 5 orang (termasuk Nahkoda), Muatan Kelapa 90.000 pcs, Rute Pelayaran dari Sungai Guntung Indragiri Hilir Riau tujuan Batu Pahat (Malaysia).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Kapal KM. Nusa Dua 8 melakukan pelanggaran karena diduga tidak memiliki SIUPER melanggar Pasal 33 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 jo Pasal 290 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 dengan ancaman pidana penjara maksimal 1 tahun atau denda maksimal 200 juta rupiah, Surat Persetujuan Trayek Tidak Tetap (RPK) dari Dishubla Provinsi Riau tidak berlaku (nama perusahaan berbeda dengan SIUPER) melanggar Pasal 28 (6) UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 jo Pasal 59 (1) UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008 dengan ancaman administratif maksimal pencabutan izin atau pencabutan sertifikat, Tiga (3) ABK tidak memiliki Surat Perjanjian Kerja Laut, dan terdapat kecurigaan dimana didalam folder dokumen kapal terdapat tiga (3) lembar dokumen SIUPER untuk yang semuanya berbeda nama perusahaan.

Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, maka Komandan KRI Surik-645 Mayor  Laut (P) Thomas A. Dhamang S. memerintahkan agar KM. Nusa Dua 8 tersebut di adhoc ke Pangkalan terdekat dalam hal ini Lanal Tanjung Balai Karimun untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

(Dispenkoarmada I)

Resmikan Driving Range Antarikshe, Kasau Harap Dikelola dengan Baik dan Optimal

TNI AU.   Halim Perdanakusuma, Dispenau. Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., meresmikan sarana olah raga TNI AU, Driving Range Antarikshe Koopsau I yang berlokasi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (4/1/2019).

Dalam sambutannya Kasau menyambut baik pembangunan driving range Antarikshe Koopsau I, karena dengan makin banyaknya sarana olah raga di lingkungan TNI AU, maka makin bertambah pula sarana bagi keluarga besar TNI AU untuk menjaga kebugaran dan kesehatan fisiknya.

“Pelihara dan kelola fasilitas driving range ini dengan baik dan optimal lengkapi dengan sarana penunjang yang terbaik namun tetap dengan harga yang terjangkau sehingga fasilitas driving range ini nantinya dapat terus berkembang dan ramai oleh para pegolf, baik dari TNI AU maupun dari luar TNI AU,” pesan Kasau.

Pada kesempatan yang sama Pangkoopsau I Marsda TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.M.P., mengucapkan terimakasih atas prakarsa dan inisiatif Kasau saat menjabat Pangkoopsau I dalam proses awal pembagunan driving range Antarikshe Koopsau I di lingkungan Lanud Halim Perdanakusuma.

Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kasau dilanjutkan dengan pemotongan pita dan pemukulan bola golf (tee-off).

Driving range sendiri merupakan tempat di mana pemain golf dari level pemula hingga profesional berlatih untuk memukul bola, memperbaiki pukulan dan meningkatkan akurasi pukulan.

Hadir pada acara tersebut, Wakasau Marsdya TNI Wieko Syofyan, Irjenau Marsda TNI Yadi Indrayadi S., M.S.S., para Asisten Kasau, Pangkoopsau I, para pejabat di lingkungan Mabesau dan Koopsau I serta Dirut PT. Suvarna Land Feriansyah.

Mabes TNI Gelar Istighotsah dan Doa Bersama

(Puspen TNI).  Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menggelar Istighotsah dan Doa Bersama di akhir penghujung tahun 2018 serta dalam rangka menyambut tahun baru 2019, yang dipimpin oleh KH. Dr. Mulyadi Efendi, M.A., bertempat di Masjid Panglima Besar Jenderal Sudirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (31/12/2018).

Istighotsah dan Doa Bersama dihadiri antara lain oleh Kasum TNI Laksdya TNI Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A., Irjen TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc, Danjen Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia, S.Sos., Koorsahli Panglima TNI Mayjen TNI Nono Suharsono, S.I.P., M.Si., serta para Asisten Panglima TNI dan Kabalakpus TNI.

Acara Istighotsah dan Doa Bersama diikuti pula oleh ribuan Prajurit dan PNS di lingkungan Mabes TNI serta para istri prajurit yang tergabung dalam Dharma Pertiwi dan Ikatan Kesejaheraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini.

Di hari yang sama juga digelar doa bersama, yaitu umat Katolik di Gereja Katolik Bunda Maria Fatima Mabes TNI dipimpin oleh Prodiakon Yohanes Fadjar Krisdwijanto, Umat Protestan di Gereja Bukit Kasih Mabesal dipimpin oleh Pdt. Elisa D. Poluakan, S. Th. dan umat Hindu di Pura Tri Jaya Dharma Mabes TNI dipimpin oleh I Nyoman Sukada, S.Sep.

132 Prajurit TNI AD Diterjunkan, Bantu Bencana Longsor di Sukabumi

BANDUNG, tniad. mil. id,-Jajaran TNI AD dari Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi dan Yonif 310/KK Kodam III/Siliwangi telah diterjunkan untuk membantu evakuasi korban bencana alam tanah longsor yang terjadi di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (31/12/18).

Hal itu disampaikan oleh Kapendam III/Siliwangi Kolonel Arh GTH Hasto Respatyo saat berbincang-bincang dengan wartawan usai melewatkan malam pergantian tahun bersama wartawan di Mapendam III/Siliwangi.

“Kodam III/Siliwangi akan selalu siap membantu Pemda memberikan bantuan. Untuk bencana yang di Cisolok ini, akan dilihat dulu apakah bantuan cukup bisa diatasi dengan menerjunkan unsur TNI di daerah seperti Kodim dan Koramil atau perlu juga mengerahkan prajurit dari satuan-satuan lainnya di jajaran Kodam III/Siliwangi,” ujar Hasto.

Kapendam menegaskan bahwa sampai saat ini 50 prajurit Kodim 0622 dan 82 prajurit Yonif 310/KK masih berada dilokasi bencana untuk membantu mengevakuasi korban yang masih tertimbun longsor.

“Saya yakinkan bahwa unsur-unsur ditingkat Kodim, Koramil maupun Babinsa setempat sudah memonitor dan melakukan langkah-langkah upaya untuk membantu evakuasi dan identifikasi potensi bencana,” pungkasnya.

Seperti diketahui Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi sejak Senin (31/12/18), menyebabkan areal hutan dan persawahan yang terletak di atas kampung Garehong Dusun Cimapag longsor dan menimpa 30 rumah yang dihuni oleh sekitar 32 Kepala Keluarga.

Data sementara yang diperoleh dari Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, tercatat 32 Kepala Keluarga atau sekitar 100 jiwa terdampak akibat bencana diantaranya 15 orang meninggal, 2 orang luka berat
63 orang selamat dan 20 orang belum ditemukan.(Dispenad).